BATU BARA – Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batu Bara melakukan audiensi dengan Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara di Kantor BAZNAS Sumut, Kamis (16/7/2026). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Sumut, Prof. Dr. M. Hatta, didampingi jajaran komisioner.
Pertemuan membahas persiapan Panen Raya Penguatan Program Lumbung Pangan Pertanian yang dirangkaikan dengan Penguatan Zakat dan Infak, yang akan diselenggarakan pada 22 Juli 2026 di Kuala Gunung, Kabupaten Batu Bara.
Ketua BAZNAS Kabupaten Batu Bara, H. Jum’ah Haidirsyah, S.Pd.I, didampingi Wakil Ketua H. Bakhtiar Mogaza, S.Pd., M.Hum, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia. Kehadiran pimpinan BAZNAS RI diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan program ketahanan pangan berbasis zakat sekaligus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Batu Bara.
Menurut H. Bakhtiar Mogaza, kegiatan panen raya ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Forkopimda, dan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif, khususnya di sektor pertanian.
“Dengan adanya panen raya ini, diharapkan kesejahteraan para petani semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Program ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan Indonesia Emas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. M. Hatta, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kabupaten Batu Bara yang berhasil menghadirkan program panen raya sebagai implementasi nyata pemanfaatan zakat produktif.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membuktikan bahwa zakat yang dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran mampu memberikan manfaat besar dalam meningkatkan taraf hidup para mustahik serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Prof. M. Hatta juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, membangun silaturahmi yang empatik, adaptif, dan solutif, serta terus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam mengembangkan program-program pemberdayaan. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerimanya, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para muzaki,” ungkapnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Panen Raya Penguatan Program Lumbung Pangan Pertanian pada 22 Juli 2026 sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengoptimalkan peran zakat dalam pembangunan ekonomi umat di Kabupaten Batu Bara.



